KPU Luwu Gelar Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan, Diawasi Langsung Oleh Bawaslu

oleh -

SUARARAKYAT.INFOLUWU | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu menggelar rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) bulan Oktober, Senin (19/10/2020), di media center KPU Luwu.

 

Pleno digelar untuk menetapkan data agregat potensi pemilih di 227 desa/kelurahan se Kabupaten Luwu periode Oktober tahun 2020.

 

Rapat Pleno Terbuka Ini dipimpin lansung oleh koordinator Divisi data KPU Luwu, Adly Aqsa, didampingi jajaran Anggota KPU dan sekretariat KPU Luwu.

 

Rapat pleno berlangsung dalam pengawasan Ketua Bawaslu Luwu, Abdul Latif Idris serta Anggota Bawaslu Luwu, Kaharuddin A beserta staf divisi pengawasan.

 

Rapat pleno data pemilih berkelanjutan ini digelar, juga mengundang unsur TNI/Polri, Disdukcapil, Badan Kesbangpol, dan Pimpinan Parpol se Kabupaten Luwu.

 

Ketua Bawaslu Luwu, Abdul Latif Idris menuturkan bahwa Rapat Pleno yang digelar KPU Luwu hari ini, dalam rangka menindaklanjuti surat Komisi Pemilihan Umum RI Nomor 550/PL.02.1-SD/01/KPU/VII/2020 perihal Pelaksanaan Rapat Pleno dan Permintaan Data Pemilih Hasil Pemutakhiran Berkelanjutan Tahun 2020.

 

Dikatakannya, rapat pleno yang berlansung kurang lebih 1 jam menetapkan rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan periode bulan Oktober 2020.

 

“Sampai bulan Oktober 2020 ini dari hasil pengawasan kami, jumlah potensi pemilih di Kabupaten Luwu sesuai hasil pleno KPU Luwu sebanyak 259,933, terdiri dari pemilih laki-laki 130,721 dan pemilih perempuan 129,212,” jelasnya.

 

Ketua Bawaslu Luwu, selaku Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal juga menyampaikan bahwa proses untuk mendapatkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang valid memerlukan informasi potensi data pemilih yang berkesinambungan.

 

“Proses yang dilakukan, selain mengawasi langsung jalannya pleno KPU Luwu, koordinasi dengan pihak terkait maupun melalui analisis data juga dilakukan oleh Bawaslu Luwu, sehingga pada saat masuk tahapan pemilihan maupun pemilu kita sudah mempunyai data yang sudah terupdate setiap saat, sehingga potensi permasalahan yang bakal muncul dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) setidaknya lebih dini dapat diminimalisir,” pungkasnya

 

 

Reporter : Rezky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *