Dinas Pendidikan Bersama FK-PKBM Gelar Pameran Produk 2021, Ketua FK-PKBM: Mengupayakan Produk Berstandar SNI.

oleh -

JENEPONTOSUARARAKYAT.INFO | Dinas Pendidikan bersama Dewan Pengurus Daerah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) menggelar Pameran Karya, Ekspo Produk 2021 bertajuk: “Berbakti, Peduli dan Berkarya untuk Negeri”.

PKBM se Kabupaten Jeneponto mengadaptasi konsep kegiatan indoor (dalam ruangan) ini berpusat di Gedung Sipitangarri Kabupaten Jeneponto dengan protokol Covid-19 secara ketat. Rabu (27/01/2021)

Sebagai Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF), PKBM membina 16 lembaga, 15 SPNF swasta yaitu: PKBM Bukit Cemara Rumbia, Resky Kelara, Ar Rahman Turatea, Bina Bori Binamu, Julu Atia Arungkeke, Bungung Salapang Tarowang, Arham Tamalatea, Birta Ria Tamalatea, Pondok Inovasi Tamalatea, Almaidah Bontoramba, Baitullah Bontoramba, Reski Abadi Bontoramba, Baji Pamae Bontoramba, Mappakasunggu Bangkala Barat dan PKBM Harapan Bunda. Sedangkan SPNF Negeri yaitu: Sanggar Kegiatan Belajar Tamalatea.

Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat selaku Ketua Panitia menandaskan, bahwa pengelolaan PKBM bertumpu pada Kearifan Lokal Jeneponto. Sedangkan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Nur Alam Basir menegaskan pentingnya menghadirkan Galeri Produk PKBM di Kabupaten Jeneponto.

Bupati Jeneponto H. Iksan Iskandar, M.Si yang turut hadir dalam sambutannya mengapresiasi Ekspo PKBM dan menitip pesan.

“Pameran Produk PKBM ini sangat Kami hargai sebagai sebuah ruang eksplorasi kegiatan kreatif masyarakat. Untuk itu, pesan saya, jaga kualitas layanan keterampilan sehingga out put dan manfaat dari kegiatan ini dapat semakin maksimal pula”.

Menanggapi pesan dan apresiasi Bapak Bupati Jeneponto, di tempat yang sama, Ketua DPD FK-PKBM Kabupaten Jeneponto, Salihuddin, S.Ag langsung memberi respon antusias. Dalam rilisnya memberikan keterangan

“Ekspo Produk PKBM ini adalah bentuk maksimalisasi layanan keterampilan kepada masyarakat sebagai Peserta Didik, tidak terbatas hanya pada layanan Keaksaraan Dasar dan Keaksaraan Usaha Mandiri saja, tetapi juga mengupayakan tindakan advokasi perizinan, labelisasi halal dan menjadikan Standar Nasional Indonesia (SNI). Tutup Salihuddin, S.Ag.

 

 

Reporter : Ry

Editor : Aswin Rasyid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *